KLIK DISINI...!

Jack The Ripper

05.58
Jack The Ripper (Jack si Pencabut Nyawa) adalah julukan dari seorang pembunuh berantai yang Misterius yang muncul di London, Inggris pada Akhir Abad 18.



(ILUSTRASI JACK THE RIPPER)


Kasus Jack The Ripper memang kalah terkenal bila dibandingkan dengan kasus-kasus lainnya, seperti The Black Dahlia Murder ataupun The Son Of The Sam yang belum saya bahas.


Namun kasus Jack The Ripper menjadi Legenda Pembunuhan Dunia karena adanya suasana Mistis disana. Jack The Ripper digambarkan layaknya Batman. Ia muncul dari kegelapan yang diselimuti kabut putih dengan Jubah Hitam dan Topi yang menutupi mukanya dari cahaya. Mencabut nyawa korbannya dengan cepat dan lalu menghilang ditelan kabut. Kasus-Kasus Jack The Ripper Tak pernah terungkap. Uniknya, semua korbannya adalah pelacur.


Seperti kasus The Black Dahlia Murder. Pada Kasus ini pun, banyak orang yang mengaku menjadi pelakunya. Namun dalam kasus ini, orang yang mengaku adalah pelakunya muncul melewati surat-surat yang tidak jelas. Namun, pada suatu hari. Polisi mendapat 1 Surat yang menunjukan si Pembunuh memberi tahu namanya. di Akhir Surat tertulis Jack The Ripper (Lihat Foto dibawah).




Awalnya Polisi tidak menghiraukan surat itu. Karena memang banyak surat serupa yang datang. Namun, Surat ke2 yang diduga dari orang yang sama (Karena gaya tulisan dan juga tertera nama Jack The Ripper). Polisi dan orang-orang lainnya menyebut si pembunuh dengan nama "Jack The Ripper".

Alasan Polisi mempercayai surat kedua adalah karena Jack akan mengirimkan surat lainnya yang disertai potongan telinga salah satu korbannya (Korban dengan telinga yang hilang memang sedang diselidiki Polisi). Namun, Surat itu tak pernah ada hingga berhari-hari kemudian. Yang ada, adalah surat Jack beserta potongan ginjal manusia yang telah diberi Formalin.

Dari surat tersebut tertulis "From Hell" yang artinya "Dari Neraka". (Lihat Foto diatas). Dari situlah banyak Film-Film Action ataupun Horror yang menggunakan kata "From Hell".

Hingga satu abad , misteri yang menyelubungi kasus pembunuhan brutal itu masih menjadi sebuah tanda tanya yang belum berhasil terjawab.

Ada banyak pertanyaan mengenai kasus Jack The Ripper, antara lain : Siapakah Pelakunya?, mengapa hanya beraksi selama 3 bulan saja?, mengapa semua korbannya adalah pelacur?, Mengapa ia membunuh dengan begitu kejam?, Apa tujuannya membunuh?, dan juga mengapa ia menghentikan pembunuhannya itu?.

Tak satupun dari jawaban diatas berhasil dijawab. Polisi tak dapat menunjuk atau mencurigai satu orangpun dalam kasus ini karena pembunuhan Jack sangat rapih, tak meninggalkan 1 helai bukti pun.

Jack digambarkan sangat mahir memainkan pisau-pisau dan mempunyai ilmu Bedah yang sangat baik. Diduga ia adalah seorang Dokter Bedah atau memiliki latar belakang pendidikan kedokteran.

(ILUSTRASI JACK THE RIPPER)

6 AGUSTUS 1888
Ditemukan tewas, seorang pelacur. Martha Tabram dengan kondisi mayat yang sangat mengenaskan di George Yard. Ditemukan 39 Luka sobek akibat tikaman benda tajam pada leher dan bagian kemaluannya. Badannya pun terbelah. Menurut banyak orang, kasus ini merupakan ulah Jack The Ripper sebelum kasus-kasus berikutnya. jadi, diprediksi. Ini adalah kasus pertama Jack The Ripper.

31 AGUSTUS 1888
31 Agustus 1888. Lewat tengah malam di East End, London. Salah seorang penduduk menemukan mayat termutilasi yang diduga adalah Mary Ann Nichols, seorang pelacur. Polisi yang datang sangat terkejut dengan kondisi mayat yang cukup mengenaskan. Para Dokter Penyelidik mengatakan mayatnya masih panas, diduga pembunuhan terjadi sekitar setengah jam yang lalu sebelum mayat itu ditemukan.

Terdapat kesan sayatan benda runcing pada rahang kiri korban , selain itu diperkirakan perutnya juga dibelah menggunakan pisau panjang bergerigi, serta terdapat banyak luka tikaman pada beberapa bagian tubuh yang lain. Polisi tidak banyak memiliki petunjuk mengenai kasus pembunuhan ini , kerana tidak ada saksi yang melihat atau mendengar suara teriakan korban pada malam kejadian. Juga tidak tertinggal benda apapun dari si pelaku di TKP.

8 SEPTEMBER 1888
Delapan hari selepas kematian Mary , penduduk Whitechapel kembali di-gemparkan oleh penemuan sesosok mayat wanita. kali ini menimpa seorang pelacur, Annie Chapman , ia juga ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan. Ahli bedah forensik mengatakan bahwa Annie tewas dua jam sebelum jasadnya ditemukan. Mereka juga mendapati sebagian kulit perut Annie dibedah, tulang rusuknya dipotong-potong , isi perut dan organ-organ seperti jantung dikeluarkan dan diletakkan di bahu sang korban. Sebagian kemaluannya juga ditemukan terpotong !

Namun, Kasus yang ini memiliki beberapa saksi. Saksi-saksi itu mengatakan, pada pukul 05:30 pagi. Annie terlihat bercengkraman dengan seorang pria yang mengenakan jubah hitam dengan kerah panjang menutupi wajahnya dan topi besar yang menutupi wajahnya dari cahaya.

30 SEPTEMBER 1888
Ditemukan 2 korban sekaligus yakni sama-sama pelacur, Elizabeth Stride dan Catherine Eddowes. Mayat berlumuran darah, Elizabeth Stride ditemukan sekitar pukul 01:00 dini hari di Dutfield Yard. Ditemukan bekas cekikan di lehernya.

Korban kedua di hari itu, Catherine Eddowes ditemukan pada waktu yang hampir sama di lokasi yang berbeda, sekitar 1,6 Km dari lokasi Mayat Elizabeth Stride ditemukan. keadaan tewas berlumuran darah, ada bekas cekikan di lehernya, tubuhnya dibelah dari dada sampai selangkangan dan isi perutnya terburai keluar. Tidak ketinggalan rahimnya juga ikut dipotong dan dikeluarkan, mukanya hancur, kelopak mata kanannya dicungkil, hidung dan telinganya hampir putus.

Di TKP, polisi menemukan Syah berlumuran darah milik Catherine dan disampingnya ada tulisan kapur pada dinding yang berbunyi :

"The Juwes are The men That Will not be Blamed For nothing"
(Yahudi adalah orang yang tidak bisa disalahkan tanpa sebab)

Dari tulisan tersebut. Polisi menyimpulkan, seorang Yahudi-lah pelakunya. Lalu berikutnya, korban ke5 sekaligus terakhir adalah Mary Jane Kelly. Ditemukan tewas tak kalah mengenaskan dibanding 4 korban pendahulunya. Ia ditemukan tewas di kamar sewaannya di Miller's Court.

FOTO MAYAT 5 KORBAN DARI KASUS JACK THE RIPPER

Dari Akhir Misteri Jack The Ripper. Disimpulkan, bahwa Jack memliki kebencian yang mendalam pada sosok wanita. Semua hal yang dimiliki wanita namun tak dimiliki pria selalu ia rusak. Dan disetiap kasusnya, semua kemaluan korbannya dipotong hingga membuatnya tak dikenali laki-laki atau perempuan.

Selain itu, Jack mungkin mempunyai dendam di East End. Menurut beberapa peneliti, Jack mungkin pernah kehilangan salah satu anggota keluaraganya sebagai pekerja kiriman di East End.

Tak dapat disimpulkan siapa dia sebenarnya. Yang pasti, Dia mempunyai masa lalu yang sangat suram yang membuatnya menjadi seorang mesin pembunuh Misterius dan super sadis.

SUMBER REFERENSI :
WIKIPEDIA, CASEBOOK.ORG, GOOGLE IMAGE.
Previous
Next Post »
0 Komentar